Jumat, 04 Mei 2012

PENELITIAN TINDAKAN KELAS

METODE PTK

Penelitian tindakan merupakan suatu bentuk kajian yang bersifat reflektif yang dilakukan oleh pelaku tindakan untuk meningkatkan kemampuan rasional tindakan tindakan sebelumnya, serta untuk memperbaiki kelemahan kelemahan yang terjadi di kelas untuk menuju kearah yang lebih baik.
 Seluruh siswa  dilibatkan dalam tindakan kelas karena penelitian tindakan kelas merupakan penelitian yang mengikuti alur pembelajaran yang sesungguhnya.
Contoh
Pelaksanaan penelitian ini dilakukan dalam dua siklus, siklus pertama terdiri dari dua pertemuan yang keduanya menggunakan metode, media dan sumber yang sama hanya berlainan topic materinya.  Sedangkan dalam siklus kedua dilaksanakan sekali pertemuan karena materi hanya mengulang kembali materi yang diberikan pada siklus pertama.
Menurut urutan yang ditulis Kemmis & Mc Taggart (dalam Said, 2008: 38) berbentuk siklus yang terdiri dari 4 tahap, yaitu (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (2) observasi dan (4) analisis dan refleksi.
Sebelum melakukan penelitian, peneliti terlebih dahulu melakukan kegiatan awal berupa observasi terhadap proses pembelajarn dan mengetahui bagaimana kemampuan awal siswa. 
Tahap perencanaan  dilakukan dengan membuat RPP dan menentukan criteria keberhasilan.  Kriteria keberhasilan adalah (1) seluruh siswa mencapai KKMKD (Kriteria Ketuntasan Minimal Kompetensi Dasar) yaitu 70, (2) rata rata daya serap siswa pada akhir tindakan dalam satu kelas.
.Penelitian ini dilaksanakan oleh guru bidang studi dibantu oleh peneliti.Pengumpulan data dilakukan oleh peneliti dengan menggunakan lembar pengamatan, tes dan catatan lapangan. 
Lembar pengamatan yang digunakan dalam penelitian ini ada berbagai macam, yaitu (1) lembar pengamatan fasilitas pembelajaran yang digunakan dalam proses pembelajaran, (2) lembar pengamatan keaktifan siswa, (3) lembar pengamatan kinerja guru.
Sebelum pelaksanaan tindakan dilakukan tes pra siklus yang berguna untuk mengetahui seberapa penguasaan siswa tentang suatu pokok bahasan yang sudah dimiliki sebelumnya.  Tes kedua dilaksanakan pada akhir tindakan yang bertujuan untuk mengetahui apakah ada peningkatan pengetahuan sesudah PTK.
Untuk mengetahui sejauh mana keterlibatan siswa digunakan catatan lapangan atau bisa juga dengan video.
Hasil tes dianalisa dengan uji t.  Selain itu untuk mengetahui tingkat keberhasilan perbaikan dicari juga prosentasi daya serap siswa dengan analisa data. 
Hasil analisa digunakan sebagai informasi untuk mempertimbangkan kegiatan berikutnya.  Jika hasil dalam siklus sebelumnya sudah menunjukkan hasil yang sesuai dengan criteria keberhasilan yang telah ditentukan, maka peneliti boleh menghentikan tindakan tersebut, namun jika belum maka peneliti boleh melanjutkan pada siklus berikutnya.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar