Kamis, 28 Februari 2013

PRAKTIK PEMBUATAN HAY


Alat & Bahan Pembuatan Hay
a)     Sabit rumput/ mesin pemotong rumput
b)     Rak untuk menjemur
c)      Tali untuk mengikat hay
d)     Rumput yang berbatang halus
Langkah Kerja Pembuatan Hay
a)     Potong rumput dari kebun
b)     Timbang rumput
c)      Hamparkan rumput diatas rak
d)     Balik setiap 2 jam hingga kandungan air hay 15-20%
e)     Simpan hay yang sudah jadi digudang atau berikan pada ternak

Selasa, 26 Februari 2013

PETUNJUK PRAKTIKUM PEMBUATAN SILASE


Alat dan Bahan untuk Pembuatan Silase Rumput:
a)     Kantong plastic/ drum
b)     Timbangan
c)      Pemotong rumput ( golok atau chopper)
d)     Rumput potong
e)     Bahan tambahan (dedak halus, onggok  atau ampas sagu)
Langkah Kerja Pembuatan Silase
a)     Potong rumput dari lahan kemudian layukan semalam
b)     Cacah dengan potongan 2-5 cm
c)      Timbang rumput
d)     Timbang bahan tambahan sesuai dengan jumlah rumput
e)     Campurkan bahan tambahan secara merata pada cacahan rumput
f)       Masukkan kedalam kantong plastic/drum
g)     Padatkan semaksimal mungkin
h)     Ikat kantong plastik atau tutup drum selama 3 minggu
i)       Buka dan amati hasil praktik anda

PROSEDUR PRAKTIKUM AMONIASI JERAMI


Untuk penguasaan kompetensi pengolahan jerami kamu akan mengikuti praktikum sebanyak 2 kali. Pembuatan amoniasi jerami dan  hidrolisis jerami padi masing masing dilakukan 1 kali.
Untuk keselamatan kerja, kenakan baju praktik dan pakailah masker. Kerjakan praktik secara berkelompok 4 orang. Bacalah petunjuk dan langkah kerja praktikum dengan seksama.
Setiap selesai praktik, tempat dan peralatan yang digunakan harus kembali bersih.  Laporan dikumpulkan paling lambat 2 hari setelah produk praktikum jadi. Laporan berisi hal hal yang dikerjakan oleh kelompok, hasil praktik dan hasil diskusi kelompokmu tentang hasil praktik. Hasil praktikum mencerminkan keseriusanmu dalam belajar, lakukanlah sesuai petunjuk sehingga hasilnya bisa maksimal.
Selamat Bekerja.
1.     Praktik Pembuatan Amoniasi Jerami Padi
Alat dan Bahan untuk Amoniasi Jerami Padi Cara Basah
a)     Kantong plastik/drum
b)     Alat semprot
c)      Ember
d)     Pengaduk
e)     Jerami padi yang kering
f)       Urea 3-4% dari berat jerami
g)     Air
Langkah Kerja Pembuatan Amoniasi Jerami Padi
a)     Timbang jerami padi
b)     Hitung kebutuhan urea sesuai jumlah jerami
c)      Timbang urea sesuai dengan jumlah jerami yang akan dibuat
d)     Buat larutan urea
e)     Semprotkan larutan urea pada jerami secara merata
f)       Masukkan kedalam kantong plastic/ drum
g)     Padatkan dan kemudian ikat/tutup drum
h)     Biarkan selama 30 hari. Kemudian bukalah dengan hati hati. Gas amonia yang keluar bisa membuat mata pedih.
i)       Angin anginkan sebelum diberikan pada ternak
2.     Praktik Hidrolisis Jerami
Alat dan Bahan Hidrolisis Jerami Padi
a)     Drum
b)     Timbangan
c)      Jerami
d)     NaOH 4% dari berat jerami
e)     Air
Langkah Kerja Hidrolisis Jerami Padi
a)     Timbang jerami
b)     Hitung kebutuhan NaOH sesuai jumlah jerami
c)      Timbang NaOH sesuai dengan jumlah jerami yang akan dibuat (jangan memegang NaOH dengan tangan langsung karena menyebabkan gatal)
d)     Buat larutan NaOH
e)     Rendam jerami selama sehari semalam
f)       Keluarkan jerami dari rendaman
g)     Cuci jerami lalu angin anginkan
3.     Praktik Fermentasi Jerami
Alat dan Bahan
a)     Jerami padi
b)     Probiotik
c)      Plastik
d)     Timbangan
Langkah Kerja Fermentasi Jerami
a)     Timbang jerami
b)     Timbang probiotik sebanyak 0,5% dari berat jerami
c)      Larutkan probiotik dalam air (bila jerami yang digunakan adalah jerami kering)
d)     Hamparkan jerami setebal 20 cm di lantai semen/plastik
e)     Taburi dengan probiotik secara merata
f)       Tambahkan lagi jerami setebal 20 cm
g)     Taburi lagi dengan probiotik
h)     Lakukan berulang ulang hingga jerami dan probiotik habis
i)       Tutup dengan plastik
j)       Diamkan selama 14 hari. Buka dan amati hasilnya.


Administrator, 2010.  Fermentasi Jerami untuk Pakan Sapi.  BPPT Sumatera Barat. http://sumbar.litbang.deptan.go.id diunduh 4 Maret 2012

Anonimous, 2012. Determine The Characteristics of Good Silage and The Steps in Producing It.  http://forages.oregonestate.edu/nfgc/eo/onlineforagecurriculum /instructurmaterials/availabletopics/mechaninalharvest/silage

Cullison, A.E. & Lowrey, R. S. 1987.  Feeds and Feeding. Fourth Edition. A Resto Book Prentice Hall. Englewood Cliffs.

Drake, D.J. Nader, G., Forero, L. 2011.   Feeding Rice Straw to Cattle. University of California.

 Ensminger, M.E.  1990.  Animal Science. 8th Ed. Interstate Publisher, Inc. Dannville

Kartasudjana, D.  2001. Mengawetkan Hijauan Pakan Ternak. Modul Keahlian Budidaya Ternak. Direktorat Pendidikan Menengah Kejuruan.

McDonald, P, et al.  1987. Animal Nutrition. Fourth edition. Longman Group,LTd.

Nista, D. dkk. 2007.  Teknologi Pengolahan Pakan: UMB, fermentasi jerami,amoniasi jerami, silage, hay. http://bptu_sembawa.net/VI/data/download/20090816160949.pdf.

Parakkasi, A. 1999.  Ilmu Nutrisi dan Makanan Ternak Ruminant.  UI Press. Jakarta.

Saribuang, M dkk. 2000.  Pemanfaatan Probiotik dalam Fermentasi Jerami Sebagai Pakan Sapi Bali Di Musim Kemarau.  Instalasi Penelitian dan Pengkajian Teknologi Pertanian Gowa. Gowa




Kamis, 17 Januari 2013

Soal Ilmu Makanan Ternak : Pembuatan Amoniasi Jerami


Kerjakan soal soal di bawah ini dengan teliti. Pilihlah jawaban yang paling tepat dengan memberi tanda silang (x) pada huruf A, B, C, D dan E. Karena buku ini akan digunakan oleh adik kelasmu maka tulislah jawabanmu pada kertas lain.

1.      Jika seorang petani memiliki lahan sawah 2 hektar yang ditanami padi 2 kali panen dalam setahun, maka jumlah sapi yang bisa dipelihara oleh petani tersebut tanpa harus mencari sumber pakan kasar lain untuk ternaknya adalah…
a.        3 ekor                                                            d. 20 ekor
b.      7 ekor                                                 e. 25 ekor
c.       12 ekor

2.      Jerami padi merupakan limbah pertanian yang sangat potensial dijadikan sebagai pakan ternak, di Indonesia pemanfaatan jerami padi sebagai pakan ternak  hanya sebesar….
a.       7  – 16 %                                            d. 45 – 76 %
b.      31 – 39 %                                           e. 60 – 80 %
c.       36 – 62 %                  
3.      Masih rendahnya jerami padi digunakan sebagai pakan ternak dikarenakan jerami padi mempunyai kelemahan diantaranya adalah…..
a.       Daya cerna tinggi dan nilai nutrisi rendah
b.      Nilai nutrisi tinggi, daya cerna tinggi dan serat kasar yang rendah
c.       Serat kasar tinggi dan daya cerna tinggi
d.      Nilai nutrisi tinggi dan daya cerna rendah
e.       Nutrisi rendah, serat kasar tinggi dan daya cerna yang rendah
4.      Efek negatif pembakaran jerami padi adalah…………
a.       Hilangnya bahan anorganik
b.      Hilangnya mineral dalam jerami
c.       Memperlambat pengolahan tanah
d.      Menyebabkan polusi lingkungan
e.       Menghlangkan tumpukan jerami di lahan

5.      Sebagai pakan ternak, jerami padi mempunyai kandungan nilai nutrisi yang sangat rendah, nilai protein yang terkandung pada jerami padi hanya sebesar….
a.       1,8%                                                   d.  13%
b.      3,9%                                                   e. 28,8%
c.       6-7%  


6.      Diantara hal dibawah ini yang bukan merupakan penyebab rendahnya daya cerna jerami adalah….
  1. Struktur jaringan jerami yang sudah tua
  2. Struktur jaringan jerami mengalami proses lignifikasi.
  3. Tingginya kandungan silikat pada jerami.
  4. Kandungan nilai nutrisi jerami yang rendah.
  5. Terbentuknya lignosellulosa dan lignohemisellulosa
7.      Untuk meningkatkan daya cerna jerami padi adalah dengan perlakuan kimia. Proses perlakuan kimia pada jerami padi salah satunya dengan hidrolisis basa, yaitu melakukan pengolahan jerami padi dengan menambahkan bahan berupa……
a.       Soda api                                                         d. Probiotik
b.      Garam                                                             e. Urine
c.       Urea
8.      Kapur merupakan bahan kimia yang dapat digunakan untuk dapat menurunkan kadar serat kasar pada jerami padi. Penggunaan kapur pada pengolahan jerami padi sebesar….. dari berat jerami kering.
  1. 7 %                                                                 d. 4 %
  2. 6%                                                                 e. 3 %
  3. 5%
9.      Bila kadar air  jerami 20 % dan jerami yang digunakan sebesar 1500 gr, bahan kering jerami  yang akan diolah dengan kapur adalah……
  1. 800 gr                                                             d. 1300 gr
  2. 1000 gr                                                          e. 1400 gr
  3. 1200 gr
10.  Dari soal 8 & 9 , kapur yang digunakan sebanyak……
  1. 28 gr                                                               d. 58 gr
  2. 38 gr                                                               e. 68 gr
  3. 48 gr
11.  Selain pengolahan kimia dengan hidrolisis basa, pengolahan jerami dapat dilakukan dengan penambahan amonia, sumber amonia yang berbentuk padat dan mudah didapat adalah…
a.       Urea                                                                d. Garam
b.      Urine                                                               e. Kapur
c.       Cairan rumen
12.  Pada proses pengolahan amoniasi jerami padi, urea yang digunakan sebanyak…….dari berat jerami kering.
a.       1 – 3 %                                                           d. 10 – 12 %
b.      4 – 6 %                                                           e. 12 – 13 %
c.       7 – 9 %

                       
13.  Bila Dewi akan mengamoniasi jerami sebanyak 20 kg (berat kering), maka urea yang diperlukan  sebanyak…
a.       600 gram                                                       d.1600 gram
b.      800 gram                                                       e. 1800 gram
c.       1400 gram

14.  Kualitas jerami yang diamoniasi jika dibandingkan dengan jerami yang tidak diolah memiliki kelebihan…
a.       Kandungan lignin lebih tinggi
b.      Kandungan serat kasar lebih tinggi
c.       Kandungan mineralnya lebih tinggi
d.      Kandungan protein kasarnya lebih tinggi
e.       Kandungan lemak kasarnya lebih tinggi

15.  Perbedaan amoniasi dengan hidrolisis menggunakan alkali adalah…
a.       Amoniasi meningkatkan protein kasar, hidrolisis menurunkan protein kasar jerami
b.      Amoniasi memerlukan waktu lebih lama daripada hidrolisis dengan alkali
c.       Amoniasi meningkatkan lemak kasar sedang hidrolisis dengan alkali menurunkan lemak kasar jerami
d.      Amoniasi menurunkan protein kasar sedang hidrolisis menaikkan protein kasar jerami
e.       Amoniasi meningkatkan daya cerna sedang hidrolisis menurunkan daya cerna ternak terhadap jerami

16.  Fermentasi jerami bisa dilakukan dengan ………
a.       Menggunakan probiotik
b.      Menggunakan karbohidrat mudah tercerna
c.       Menggunakan sumber protein
d.      Menggunakan mineral tertentu
e.       Menggunakan urea

17.  Ciri ciri jerami yang telah difermentasi adalah ….
a.       Warnanya kuning kehijauan
b.      Teksturnya lemas
c.       Terlihat adanya aflatoksin
d.      Baunya khas karena kandungan NH3
e.       Aromanya khas urea

18.  Untuk memfermentasi 10 ton jerami padi(bahan kering), maka probiotik yang digunakan adalah sebesar………
a.       20 kg                                                   d. 200 kg
b.      50 kg                                                   e. 250 kg
c.       100 kg


19.  Fermentasi bisa juga dipadukan dengan metode pengolahan jerami yang lain yaitu…
a.       Amoniasi                                            d. Penyemprotan NaOH
b.      Hidrolisis basa                                   e. Penggunaan kapur
c.       Hidrolisis alkali

20.   Di sebuah peternakan, Noval menemukan jerami dengan ciri-ciri: teksturnya lunak, tidak berjamur, dan berbau pesing.  Maka kemungkinan jerami tersebut telah diolah dengan…
a.       Fermentasi                                         d. Hidrolisis dengan NaOH
b.      Hidrolisis dengan soda api              e. Amoniasi
c.       Hidrolisis dengan kapur